Langsung ke konten utama

Pelatihan Kemampuan Kewirausahaan Minuman Herbal Instan Bagi Remaja

Pembicara I : Erika Takidah (Dosen FE UNJ)
Pembicara II : Dosen Tata Boga UNJ



SESI I
"Menjadi Wirausaha Tangguh dengan Kreatifitas dan Inovasi"

Apakah anda mengenali siapakah dia?


Ya, Mark Zuckenberg, pembuat facebook dan sekarang masuk sebagai deretan orang terkaya di dunia!

Tau ini?

Dijual dimana?

Ya, makanan tersebut dijual di UPNORMAL! Siapa sangka, indomie yang sebenarnya hanya 2 ribu rupiah, tapi ketika dijual di upnormal harganya menjadi 20-30 ribu! Karena makanan ini mempunyai value, dan bisa mengikuti trend terkini. Disini, tempat nongkrong kekinian dan ada wifi sesuai dengan generasi millenials zaman now.

Entrepreneur (wirusaha) mengandung arti secara harfiah wira berarti berani dan usaha berarti daya upaya atau dengan kata lain wirausaha adalah kemampuan atau keberanian yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai peluang bisnis untuk mengambil tindakan yang tepat dalam rangka meraih kesuksesan. “Seorang wirausaha (entrepreneur) adalah orang yang bersedia dan mampu untuk mengembangkan ide atau penemuan baru menjadi sukses inovasi, sekaligus menciptakan produk dan model bisnis baru yang memberi sumbangan atas pertumbuhan dinamisme industry dan ekonomi jangka panjang” –Joseph A. Schumpeter.
Seorang entrepreneur mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya, yaitu : kemampuan KREATIF dan INOVATIF yang dijadikan dasar untuk mencari peluang menjadi SUKSES.
Prinsip Entrepreneur :
·      KREATIVITAS : kemampuan “mengembangkan IDE dan cara-cara baru” dalam memecahkan masalah dan menemukan peluang.
è THINKING NEW THINGS
·      INOVASI : “ menerapkan kreativitas” dalam rangka memecahkan masalah dan menemukan peluang.
è DOING NEW THINGS

Kreativitas merupakan IDE untuk menciptakan sesuatu yang berbeda: (a) asli (b) imitasi atau meniru. Cara mengembangkan berpikir kreatif :
Ø  Memiliki mimpi
Ø  Melatih diri untuk berpikir berbeda (out of the box)
Ø  Memiliki waktu untuk berpikir
Ø  Biasakan sering berdiskusi
Ø  Terus belajar
Inovasi adalah suatu proses yg mengubah ide baru menjadi sesuatu yang baru dan berguna. Sedangkan kemampuan inovatif seorang wirausaha merupakan proses menguah ide menjadi peluang usaha (suatu gagasan dan ide-ide yang dapat dijual). Sesuatu yang BARU dan BERBEDA merupakan nilai tambah (value added) yang menjadi sumber berkeunggulan untuk dijadikan PELUANG.
Jiwa entrepreneur
1.    Penuh percaya diri
o   Penuh keyakinan
o   Optimis
o   Berkomitmen
o   Disiplin
o   Bertanggung jawab
2.    Memiliki MOTIF BERPRESTASI
o   Orientasi FUTURISTIK
3.    Memiliki inisiatif
o   Aktif
o   Cekatan dalam bertindak
4.    Memiliki jiwa kepemimpinan
o   Berani tampil beda
o   Dapat dipercaya
o   Tangguh dalam bertindak
5.    Berani mengambil RESIKO
o   Penuh perhitungan
o   Menyukai tantangan

Modal entrepreneur
1.      Tangible (berwujud)
·         Uang dan barang
2.      Intangible (tak berwujud)
·         Intelektual
Jumlah pengangguran di Indonesia 10% adalah kaum intelek yang menyandang GELAR pendidikan perguruan tinggi. Entrepreneur mindset :
·         Action oriented
·         Berpikir simple
·         Selalu mencari peluang baru
·         Mengejar peluang dengan disiplin tinggi
·         Hanya mengambil peluang terbaik
·         Fokus pada eksekusi
·         Memfokuskan energy setiap orang dalam bisnis
Jenis entrepreneur:
·         Necessity Entrepreneur yaitu menjadi wirausaha karena terpaksa dan desakan kebutuhan hidup
·         Replicative Entrepreneur yang cenderung meniru-niru bisnis yang sedang ngetren sehingga rawan terhadap persaingan
·         Innovative Entrepreneur, wirausaha inovatif yang terus berpikir kreatif dalam melihat peluang
Entrepreneur CERDAS
Pahami setiap tindakan yang akan dilakukan, ikhlas, terencana, terkonsep dan strategi jitu. Peluang sukses selalu ada dan kerja keras! 90% orang kaya itu karena bisnis bukan menjadi pegawai / karyawan perusahaan. Berdagang merupakan sala satu cara memperoleh rezeki yang dianjurkan oleh Rasulullah saw, sebagaimana Rasulullah saw bersabda “hendaklah kalian berdagang karena berdagang merupakan Sembilan dari sepuluh rezeki” – HR. Ibrahim Al-Harbi.
Entrepreneur STARTUP (ACTION)
·         Fokus pada satu peluang bisnis
Dengan fokus pada satu peluang maka seluruh IDE dan pikiran untuk mengembangkan bisnis akan lebih terarah. Hal ini akan memudahkan dalam MENERAPKAN semua ide-ide tersebut.
·         Kuasai bisnis yang akan anda jalankan
Segala pekerjaan jika digeluti dengan sepenuh hati akan membuahkan hasil yang maksimal. JANGAN memulai bisnis hanya karena melihat untung yang besar atau terlihat keren.
·         Tunjukkan KEUNGGULAN bisnis anda yang TERBAIK
Keunggulan apa yang akan ditonjolkan pada bisnis anda. Keunggulan ini akan memedakan anda dari para pesaing.
·         Kerja keras
Usaha apapun bentuknya tidak akan bertahan dan berkembang tanpa adanya kerja keras.
·         Gunakan social media dan teknologi informasi
Teknologi sosial seperti facebook, whatsapp, instagram, blog, telegram, dan aplikasi lain dalam gadget dapat membantu anda mempromosikan bisnis anda. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran
·         Hubungan kemitraan dan relasi
Relasi dengan masyarakat perlu dikembangkan, karena tidak sedikit orang yang sukses karena dia baik dan menyatu dengan lingkungannya. Hubungan kemitraan dengan sesama pebisnis harus anda camkan sebagai langkah yang harus anda tempuh manakala anda berwirausaha nanti.

Tips Praktis:
·         Modal utama berwirausaha bukanlah uang, melainkan keyakinan untuk tumbuh dan menang
·         Bersahabatlah dengan ketidakpastian
·         Buka pikiran anda, pelajari hal-hal baru
·         Be ready, persiapkan diri anda dengan baik
·         Bangunlah network selagi muda dan jagalah kepercayaan
“B I S N I S”
B = Berbasis Ilmu Pengetahuan
I = Inovatif
S = Strategi
N = Niat yang kuat
I = Informasi dan teknologi
S = Supel


SESI II
“Jahe Merah”
Sekilas tentang jahe
·         Tanaman rimpang yang sangat popular sebagai rempah-rempah dan bahan obat
·         Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah
·         Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron
·         Mempunyai sebutan berbeda tiap daerah, di HALBAR  jahe disebut GORAKA / GURAKA
·         Banyak digunakan sebagai rempah, jamu dan pengobatan herbal

Jenis jahe:


1.      Jahe Gajah :
-          Warna putih kekuningan
-          Rimpangnya besar dan gemuk dengan ruas rimpang lebih menggembung daripada jenis lainnya
-          Digunakan untuk sayur masakan, minuman, permen dan rempah-rempah
2.      Jahe empirit
-          Berwarna putih
-          Bentuknya agak pipih dan kecil
-          Berserat lembut
-          Aromanya kurang tajam
-          Sebagai bahan pembuatan jamu segar maupun kering dan rempah
3.      Jahe merah
-          Warnanya agak kemerahan
-          Ukuran sama dengan jahe empirit
-          Rasa lebih pedas karena kandungan atsiri yang tinggi
-          Banyak digunakan dalam pembuatan jamu dan obat-obatan
Jahe sebagai superfood
·         Superfood adalah kelompok makanan – kebanyakan termasuk sumber makanan nabati; namun juga ikan-ikanan dan produk susu – yang dianggap memiliki kekayaan nutrisi begitu padat, sehingga baik untuk kesehatan tubuh
·         Manfaat jahe yang telah diteliti :
-          Sebagai obat dalam mengatasi mual, pusing, diare, infeksi pernafasan atas, rambut rontok
-          Sebagai obat anti mual untuk ibu hamil yang mengalami morning sickness (mual-mual kalau bangun pagi)
-          Sebagai obat untuk penderita masalah system pencernaan
Manfaat jahe di Indonesia
1.      Banyak digunakan dalam industry jamu dan obat-obatan
2.      Dapat mengobati sakit pada limfa dan ginjal
3.      Dapat berfungsi sebagai Viagra alami
4.      Pemberi citra rasa pada makanan
5.      Mengobati kembung
6.      Gingerol dapat mengatasi migraine, melancarkan peredaran darah, influenza, encok dan masuk angin

Pembuatan Bubuk Jahe
Bahan : jahe segar 1kg
Alat     : oven, slicer, food processor
Cara membuat :
1.      Cuci bersih jahe merah, iris tipis menggunakan slicer
2.      Jemur irisan jahe di terik matahari atau dioven selama kurang lebih 30 menit / sampai renyah
3.      Haluskan jahe merah menggunakan food processor hingga membentuk bubuk

Pembuatan Jahe Instan
Alat dan bahan :
Bahan :
-          Jahe 1kg
-          Gula pasir 2kg
-          Air matang 200ml
Alat :
Pisau, pengaduk, kompor, panic/wajan, parutan/blender, saringan

Langkah-langkah :
1.      Umbi jahe merah diiris-iris tipis, lalu diparut/diblender. Hasil parutan diperas, lalu airnya diendapkan selama 1 jam.
2.      Tuangkan air kedalam panci, tambahkan herbal-herbal pencampur seperti daun jeruk, daun pandan, lada hitam, jintan, kapulaga, atau kemukus. Didihkan kurang lebih 45 menit sampai mendidih, angkat dan tambahkan gula putih
3.      Panaskan kembali dalam api sedang hingga mengkristal membentuk bubuk. Setelah mengkristal gunakan api kecil, aduk-aduk terus hingga halus dan tidak ada gumpalan.
4.      Setelah semua bahan menjadi 100% homogen, angkat, dan saring. Serbuk dapat tahan hingga 6 bulan. Jika ingin meningkatkan daya tahan instan jahe merah, serbuk dapat diblender (daya tahannya mencapai 1 tahun). Masukkan dalam kemasan dan tutup rapat.
Proses Pengemasan
Bubuk jahe yang sudah didiamkan kurang lebih 1 jam bisa dikemas dalam plastic bening untuk pengemas primernya sebanyak 1 sendok makan atau kira-kira 15 gram. Kemudian plastic di sealing menggunakan sealer. Pengemasan sekunder menggunakan kardus yang berisi 10 plastik jahe merah.

Praktek Pembuatan Jahe
Alat
-          1 buah wajan
-          1 buah sudip kayu
-          1 buah blender
-          1 buah kompor
-          1 buah saringan
Bahan :
-          100 gram jahe segar
-          200 gram gula pasir
-          50 ml air matang
Cara Membuat:
-          Persiapan bahan
1.      Cuci bersih jahe. Sikat bagian yang terlihat kotor dengan sikat gigi
2.      Iris tipis jahe
3.      Blender jahe, tambahkan air matang agar mudah hancur
4.      Saring jahe, diamkan selama 20 menit

Proses Pemasakan :
1.      Masukkan air jahe kedalam wajan. Hati-hati dalam menuangkan air jahe agar endapan putih di bagian bawah tidak masuk kedalam wajan
2.      Masukkan gula pasir
3.      Nyalakan kompor dengan api besar. Aduk perlahan hingga gula larut
4.      Setelah mendidih, kecilkan api. Aduk sesekali agar tidak ada gumpalan di bagian samping wajan
5.      Setelah 30 menit dan larutan mengental seperti sirup gunakan api yg paling kecil
6.      Aduk sampai timbul butiran-butiran besar. Lalu butiran-butiran besar itu akan mengecil menjadi seperti gula
7.      Matikan api saat butiran-butirannya sudah mulai mengecil.

Proses pengemasan:
1.      Dinginkan jahe instan selama 10 menit
2.      Blender jahe instan untuk mendapatkan bentuk ukuran yang sama
3.      Saring jahe instan agar tidak ada gumpalan

4.      Kemas dalam plastic setelah jahe instan dingin

Komentar